
Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia 2025 menjadi ajang penting bagi perguruan tinggi untuk menunjukkan inovasi strategis dan arah pengembangan pendidikan nasional. Dalam acara yang digelar di Graha Unesa tersebut, Universitas Hang Tuah (UHT) tampil menonjol dengan menghadirkan beragam inovasi teknologi maritim dan kesehatan yang dikembangkan oleh dosen serta mahasiswa.
Rektor UHT, Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Ir. Avando Bastari, turut hadir dan menegaskan pentingnya kolaborasi riset antarperguruan tinggi dalam mendukung kemajuan bangsa. Menurutnya, momentum konferensi ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor kemaritiman yang merupakan kekuatan utama UHT.
UHT Tampil Mengesankan di Pameran Inovasi Pendidikan Tinggi 2025
Sebagai bagian dari konferensi tersebut, UHT berpartisipasi aktif dalam Pameran Inovasi Pendidikan Tinggi. Booth UHT menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi karena menampilkan karya-karya unggulan yang memadukan keilmuan maritim, teknologi rekayasa, serta kesehatan.
Pengunjung yang hadir tidak hanya dari kalangan akademisi, tetapi juga pemimpin lembaga pendidikan nasional. Dua tokoh penting yang memberikan perhatian khusus adalah:
- Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. – Kepala LLDIKTI Wilayah VII
- Prof. Ir. Togar Mangihut Simatupang, M.Tech., Ph.D., IPU – Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek
Keduanya melihat langsung rangkaian inovasi dan menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi UHT dalam pengembangan teknologi strategis nasional.
Inovasi Unggulan UHT yang Dipamerkan
UHT menampilkan empat karya riset utama yang mewakili kekuatan universitas sebagai kampus berbasis disiplin maritim dan kesehatan. Berikut penjelasan detailnya.
1. Autonomous Surface Vessel (ASV)
Autonomous Surface Vessel merupakan kapal permukaan tanpa awak yang dirancang untuk melakukan navigasi secara mandiri. Teknologi ini memanfaatkan sistem sensor, GPS presisi tinggi, dan algoritma komputer untuk mengarungi perairan tanpa kendali manusia secara langsung.
Manfaat dan Potensi Aplikasi:
- Operasi patroli maritim tanpa risiko terhadap awak kapal
- Monitoring kualitas air laut
- Survey pesisir dan penelitian oseanografi
- Pengiriman logistik skala kecil di area berbahaya
Karya ini memperlihatkan kompetensi mahasiswa dan dosen UHT dalam pengembangan sistem kelautan masa depan.
2. Fuel Engine Remote Control
Inovasi berikutnya adalah Fuel Engine Remote Control, yakni perangkat yang memungkinkan operator mengendalikan mesin berbahan bakar dari jarak jauh. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan keamanan saat pengoperasian mesin di kapal.
Keunggulan perangkat ini antara lain:
- Mengurangi risiko kecelakaan saat mesin mengalami gangguan
- Pengoperasian lebih efisien karena dapat dikendalikan melalui panel remote
- Cocok digunakan untuk pelatihan di laboratorium maritim dan mesin kapal
Perangkat ini dianggap sebagai inovasi aplikatif yang punya potensi diterapkan pada sistem pelayaran komersial maupun pendidikan vokasi.
3. Smart Lifebuoy
Smart Lifebuoy menjadi salah satu produk yang paling menarik perhatian. Pelampung pintar ini dilengkapi teknologi sensor dan sistem tracking sehingga mampu meningkatkan keselamatan di laut.
Fitur unggulan:
- Dilengkapi modul GPS untuk melacak posisi korban tenggelam
- Memiliki lampu sinyal otomatis untuk kondisi darurat
- Didesain ringan dan tahan cuaca
Teknologi ini menjadi bukti bahwa UHT tidak hanya mengembangkan riset teknis, tetapi juga solusi nyata untuk peningkatan keselamatan maritim.
4. Tectra Gel – Inovasi Kesehatan Topikal
Selain teknologi maritim, UHT juga menampilkan inovasi di bidang kesehatan, yaitu Tectra Gel, sebuah gel topikal hasil riset dosen dan mahasiswa.
Manfaat Tectra Gel:
- Membantu proses penyembuhan luka kulit secara lebih cepat
- Memiliki formula yang aman untuk berbagai jenis kulit
- Potensial diproduksi secara massal sebagai produk kesehatan masyarakat
Riset ini memperlihatkan bahwa UHT juga aktif di bidang biomedis, sehingga menjadikan inovasinya bersifat multidisiplin.
Penjelasan Langsung dari Pimpinan UHT
Selama pameran berlangsung, Wakil Rektor III, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, bersama Wakil Rektor I, Dr. Widyastuti, drg., Sp.Perio, memberikan penjelasan detail mengenai teknologi yang dibawa UHT.
Keduanya memaparkan potensi riset lintas bidang yang terus berkembang di kampus maritim tersebut. Mereka menegaskan bahwa seluruh inovasi ini merupakan bukti nyata kolaborasi kuat antara dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Komitmen UHT sebagai Kampus Maritim yang Adaptif dan Inovatif
Keterlibatan UHT dalam konferensi dan pameran inovasi tingkat nasional ini mempertegas posisinya sebagai kampus maritim yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Beberapa poin penting mengenai komitmen UHT:
- Mendorong riset berorientasi aplikasi agar hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat
- Menguatkan kerja sama riset dengan perguruan tinggi dan lembaga nasional
- Mengembangkan inovasi di bidang maritim dan kesehatan, dua pilar keilmuan utama kampus
- Memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam penelitian
Dengan pendekatan tersebut, UHT semakin siap menghadapi tantangan sektor kemaritiman Indonesia dan berkontribusi pada peningkatan keselamatan, efisiensi, serta keberlanjutan teknologi kelautan.
UHT berhasil mencuri perhatian di Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia 2025 melalui inovasi maritim dan kesehatan yang visioner. Rentetan karya tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan kampus, tetapi juga bagian dari upaya strategis untuk memperkuat ekosistem riset nasional. Melalui inovasi yang terus berkembang, UHT membuktikan diri sebagai perguruan tinggi yang mampu bersaing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia maritim Indonesia.
Sumber: sevima.com


